January 4, 2023

RENUNGAN HARIAN, SENIN 9 JANUARI 2023

 

Bacaan Liturgi  Senin  9 Januari 2023

Pesta Pembaptisan Tuhan

Antifon Pembuka

Setelah Tuhan dibaptis, langit terbuka dan seperti burung merpati Roh Allah turun keatas-Nya, lalu terdengar suara Bapa ” Inilah Putra-Ku yang terkasih Aku berkenan kepada-Engkau”

Doa Kolekta

Allah Bapa yang Mahakuasa, ketika Kristus di baptis di sungai Yordan   dan Roh Kudus turun atas-Nya, Engkau memaklumkan Dia sebagai Putra-Mu yang terkasih. Semoga kami anak anak angkat-Mu , yang sudah dilahirkan dari air dan Roh Kudus diperkenankan tetap tinggal sebagai anak anak kesayangan-Mu, sebab Dialah  yang Hidup dan Berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus , Allah sepanjang masa. .

 

Bacaan Pertama  Yes 42:1-4.6-7

Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa. Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan. Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum. Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya. 
"Aku ini, Tuhan, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa,  untuk membuka mata yang buta, untuk mengeluarkan orang hukuman dari tempat tahanan dan mengeluarkan orang-orang yang duduk dalam gelap dari rumah penjara.

 

Mazmur  Mzm 29:1a.2.3ac-4.3b.9b-10

Mazmur Daud. Kepada Tuhan, hai penghuni sorgawi, kepada Tuhan sajalah kemuliaan dan kekuatan! 
Berilah kepada Tuhan kemuliaan nama-Nya, sujudlah kepada Tuhan dengan berhiaskan kekudusan! 
Suara Tuhan di atas air, Allah yang mulia mengguntur, Tuhan di atas air yang besar. Suara Tuhan penuh kekuatan, suara Tuhan penuh semarak.

 

Bacaan Injil  Mat 3:13-17

Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya.Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: "Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?" Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dan Yohanes pun menuruti-Nya.  Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,  lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."

Demikianlah Injil Tuhan.

Renungan.

Pembaptisan merupakan sebuah peristiwa kelahiran kembali sebagai anak Allah. Oleh karena itu, mereka yang dibaptis hendaknya mempunyai nama baru yang menunjukkan identitas baru. Dengan dibaptis seseorang secara resmi dimasukkan dalam persekutuan gerejawi yang berhak untuk mendapat pelayanan gerejawi. Pembaptisan juga merupakan peristiwa pengampunan dosa. Dengan baptisan, seorang Kristen dinyatakan mati terhadap dosa agar dapat hidup untuk Allah.,,Hari ini kita merayakan Pesta Pembaptisan Tuhan Yesus Kristus. Di sungai Yordan, Tuhan Yesus bersama dengan banyak orang lainnya dibaptis oleh Yohanes . Ada beberapa pesan yang patut kita renungkan .

Pertama Tuhan Yesus yang tidak berdosa itu menyediakan diri dibaptis dengan baptisan pertobatan sebagai bentuk solidaritas dengan umat manusia.

Kedua pembaptisan Tuhan Yesus juga merupakan permakluman identitas-Nya yang sejati, yaitu sebagai Anak Allah. Permakluman ini dinyatakan oleh Allah sendiri dengan perantaraan Roh Kudus-Nya.

"Engkaulah Anak yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan." 

Ketiga, permakluman Yesus sebagai Anak Allah sudah didahului dengan pernyataan iman dan hormat dari Yohanes Pembaptis. Dia meyakini bahwa setelah dia akan datang seorang terpilih yang lebih tinggi martabat-Nya daripada dia.       “ ..... Ia yang lebih berkuasa daripada aku masih akan datang,  dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak.” Dengan pernyataan itu , Yohanes mau menyatakan bahwa menjadi budak Tuhan Yesus pun dia tidak merasa layak.

Butir permenungan.

Peritiwa Pembaptisan Tuhan menjadi awal penampilan dan tugas perutusan Yesus didepan umum. Yesus dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes Pembaptis ketika ia membaptis banyak orang. Banyak orang bertanya kepada Yohanes , apakah ia adalah Mesias, Juru selamat yang dinantikan bangsa Israel untuk membebaskan bangsa Israel? Mereka bertanya karena Yohanes membaptis banyak orang, Yohanes Pembaptis menjelaskan bahwa ia membaptis dengan air (Lukas 3:16) . Ini berarti baptisan Yohanes adalah baptisan tanda pertobatan  untuk mempersiapkan kehadiran Mesias yang dinantikan.  Setelah banyak orang di baptis , Yesus pun ikut dibaptis. Walaupun tidak membutuhkan pertobatan Yesus ikut serta dalam pembaptisan Yohanes Pembaptis. Ia sungguh hadir dan terlibat dalam peristiwa hidup manusia. Ia hadir sambil membawa pembaruan. Pada  saat Yesus dibaptis dan sedang  berdoa, turunlah Roh Kudus dalam rupa merpati dan suara Bapa terdengar “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi , kepada – Mu lah Aku berkenan” (ay.22).  Peristiwa Pembaptisan Tuhan menjadi peristiwa pewahyuan, penampakan tentang siapakah Yesus , Dia adalah Mesias yang dinantikan , Roh Kudus sendiri yang hadir dan mengurapi –Nya , Roh Kudus yang  merupakan kuasa dari Allah  akan selalu menyertai karya-Nya. Roh Kudus ini yang membuat nubuat para nabi tentang Mesias tergenapi dalam Yesus . Roh Kudus ini  juga yang dihembuskan kepada Gereja yang diutus melanjutkan tugas perutusan Yesus . Roh  Kudus membuat para Rasul yang biasa biasa saja mempunyai kuasa dan keberanian untuk memberi kesaksian . Suara Bapa dari Surga juga menunjukkan bahwa Yesus adalah Putra yang dikasihi-Nya , Kepada-Nya Ia berkenan. Dalam peristiwa Yesus menampakkan kemuliaan-Nya, Bapa  pun bersuara supaya para murid mendengarkan-Nya. Yesus yang dibaptis oleh Yohanes Pembaptis adalah Mesias yang dijanjikan oleh Bapa dan dirindukan oleh segenap umat manusia untuk menyelamatkan , membimbing segala bangsa menuju ke hidup yang kekal  Peristiwa Pembaptisan Tuhan bisa membantu kita melihat makna pembaptisan . Dengan dibaptis , kita memperoleh kasih karunia yang luar biasa. Pembaptisan kita merupakan peristiwa penyelamatan .Yesus Sang Mesias yang dinantikan telah membebaskan kita dari kejahatan , kejahilan dan keinginan keinginan duniawi. Melalui Pembaptisan, Ia telah menguduskan kita dan  membebaskan kita dari kuasa dosa asal. Dengan dianugerahi Roh Kudus , Ia akan membimbing dan mendidik kita agar bisa hidup bijaksana, adil , beribadah di dunia sampai ke hidup yang kekal. Marilah, kita dipanggil untuk tetap menghidupi rahmat pembaptisan dengan terus mendengarkan , mengikuti Yesus  serta menghayati hidup ilahi yang telah dicurahkan dalam diri kita  Pembaptisan Tuhan Yesus mengingatkan pembaptisan kita . Kita mendapat identitas baru sebagai Anak Allah dengan air baptis. Identitas baru tersebut mengangkat jati diri kita, sekaligus  menuntut kita agar semakin rendah hati, Seperti Yohanes kita merasa tidak layak meskipun Allah Bapa telah menyatakan kehendak-Nya untuk menjadikan kita anak-Nya. Kerendahan hati inilah yang menjadi kekuatan iman orang Katolik.

Doa.

Ya Allah Bapa, jadikanlah hati kami seperti hati Tuhan Yesus yang lembut dan rendah hati, Amin 

 

 

 

 

 

 

 

"Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."

 

0 komentar:

Post a Comment