January 21, 2023

RENUNGAN HARIAN, MINGGU 29 JANUARI 2023

Antifon Pembuka

Selamatkanlah kami ya Tuhan, Allah kami, dan kumpulkanlah kami dari antara bangsa bangsa supaya kami bersyukur kepada nama-Mu yang kudus dan bermegah megah dalam puji pujian kepada-Mu.

Doa Kolekta

Tuhan , Allah kami perkenankanlah kami menghormati Engkau dengan segenap akal budi dan mencintai semua manusia dengan kasih sejati .Dengan perantaraan Tuhan kami Yesus Kristrus, Putra-Mu  yang Hidup dan Berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus , Allah sepanjang masa. .

 

Bacaan Liturgi Minggu 29 Januari 2023

 

Bacaan Pertama  Zef 2:3;3:12-13
"Carilah Tuhan, hai semua orang yang rendah hati di negeri, hai semua yang melakukan hukum-Nya; carilah keadilan, carilah kerendahan hati; mungkin kamu akan terlindung pada hari kemurkaan Tuhan." Dan Allah berfirman, "Di antaramu akan Kubiarkan hidup suatu umat yang rendah hati dan lemah,  yang akan mencari perlindungan pada nama Tuhan.  Mereka itulah sisa Israel. Mereka tidak akan melakukan kelaliman atau berbicara bohong. Dalam mulut mereka tidak akan terdapat lidah penipu. Sebaliknya mereka akan seperti kawanan domba yang makan rumput dan berbaring tanpa ada yang mengganggunya." 
Demikianlah sabda Tuhan.

 

Mazmur  Mzm 146:1.7.8-9a.9b-10
Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah,  karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga.
*Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Dialah yang menegakkan keadilan bagi orang yang diperas, dan memberi roti kepada orang-orang yang lapar. Tuhan membebaskan orang-orang yang terkurung, 
*Tuhan membuka mata orang buta, Tuhan menegakkan orang yang tertunduk, Tuhan mengasihi orang-orang benar. Tuhan menjaga orang-orang asing. 
*Anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya. Tuhan itu Raja untuk selama-lamanya, Allahmu, ya Sion, turun-temurun!

 

Bacaan Kedua   1Kor 1:26-31
Saudara-saudara, coba ingatlah bagaimana keadaanmu ketika dipanggil.  Menurut ukuran manusia tidak banyak di antara kamu yang bijak, tidak banyak yang berpengaruh, tidak banyak yang terpandang.  Namun apa yang bodoh di mata dunia dipilih Allah untuk mempermalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia dipilih Allah untuk mempermalukan yang kuat, dan apa yang tidak terpandang dan hina bagi dunia, bahkan apa yang tidak berarti,

 dipilih Allah untuk meniadakan yang berarti,  supaya jangan ada seorang manusia pun yang memegahkan diri di hadapan Allah. Tetapi Allah telah membuat kamu berada dalam Kristus Yesus, dan oleh Dia Kristus telah menjadi hikmat bagi kita. Dialah yang membenarkan, menguduskan dan menebus kita. Maka, sebagaimana tertulis dalam Kitab Suci,  "Barangsiapa bermegah, hendaklah ia bermegah dalam Tuhan." 

Demikianlah sabda Tuhan.

 

Bait Pengantar Injil   Mat 5:12a
Bersukacitalah dan bergembiralah, karena besarlah ganjaranmu di Surga.

 

Bacaan Injil   Mat 5:1-12a
Sekali peristiwa, ketika melihat orang banyak, naiklah Yesus ke atas bukit.  Setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Lalu Yesus pun mulai berbicara dan menyampaikan ajaran ini kepada mereka, "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.

 Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran,  karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hati,  karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.  Berbahagialah orang yang dianiaya demi kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga. Berbahagialah kamu, jika demi Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, sebab besarlah ganjaranmu di surga." 
Demikianlah Injil Tuhan.

Renungan.

Salah satu kebahagiaankita manusia adalah saat merasa dicintai dan dimilik. Setiap dari kita membutuhkan rasa dimiliki dan dicintai. Seorang anak akan sangat bahagia ketika ia merasakan bahwa kedua orang tuanya mencintainya. Seorang ayah atau ibu akan sangat bahagia dan merasa berharga ketika anak anak nya menerimanya dan memilikinya. Demikian pula seorang umat akan merasa bahagia ketika pastor mengenalnya dan ia merasa disapa sebagai umatnya. Demikian juga seorang pastor akan merasa bahagia saat ia merasa dimiliki dan dicintai umatnya.  Sabda Yesus hari ini , mengingatkan kepada kita semua bahwa kita layak untuk berbahagia karena kita dicintai oleh Allah . Kepada kita , Allah mengkaruniakan berkat dan rahmat . Kita dalam segala kelemahan dan keterbatasan merasa beruntung karena dipilih dan diangkat menjadi milik sebagai anak anak Allah . Berkat ini adalah sebuah kebahagiaan dan kebahagiaan ini adalah sebuah berkat.  Dalam kehidupan harian kita , kebahagiaan dan berkat ini harus senantiasa dihidupi dan dikobarkan dalam hati kita . Kebahagiaan ini harus dibagikan kepada kita dalam hidup sehari hari. Saat kita berani bersimpuh dengan rendah hati dihadapan Allah , ketika kita berani meninggalkan keangkuhan dan kesombongan kita , rasa bahagia itu akan semakin tumbuh . Kita akan merasa bahagia saat kita berani terus berjuang membangun damai didalam keluarga dan lingkungan hidup kita . Kita akan berbahagia saat kita berani memaafkan sesama yang bersalah kepada kita . Rasa bahagia muncul saat kita berbagi dan bermurah hati kepada sesama yang membutuhkan bantuan kita . Kita akan berbahagia mana kala kita melihat sesama kita merasa bahagia oleh karena bantuan , dukungan dan doa kita. 

Butir permenungan.

Aneh rasanya bila kita merenungkan Sabda Bahagia Yesus , karena Yesus justru menyebut berbahagia pada orang yang miskin , yang berduka , yang lemah lembut , yang murah hati dan bahkan yang dianiaya karena Kristus . ini bukanlah permainan kata yang seolah olah hanya mau membalik balikkan nasib. Isi semua sabda ini akan mudah kita cerna dan terima kalau kita merenungkan hidup Tuhan Yesus Kristus sendiri yang menghidupi dengan sempurna, kemiskinan, penderitaan, dan kedukaan, kelemah lembutan , kemurahan hati, dan seterusnya.  Pada gilirannya , Santo Paulus mengalami pula yang namanya penderitaan karena tugas pewartaan Injil  Tetapi , itu semua direnungkan oleh Santo Paulus sebagai bagian dari hidup kemuridan yang harus dijalani , dan justru karenanya dia menjadi sanggup untuk ganti menghibur semua orang.  Marilah kita merenungkan dan mengartikan semua beban tugas , beban derita , beban batin , yang harus kita tanggung setiap hari karena tugas perutusan yang kita terima menurut terang Sabda Bahagia dan pengalaman Santo Paulus . Tidak mudah untuk hidup setia dalam perkawinan  dan panggilan imamat atau membiara. Tidak mudah untuk hidup sederhana sementara segalanya tersedia dan memungkinkan. Tidak mudah bertahan ketika kita ditindas atau digencet di kantor atau lingkup pekerjaan kita justru karena kita jujur  dan mau yang baik. Kita pandang salib Kristus , Kristus sanggup menghibur dan menguatkan kita bukan melalui penampakan tubuh dan wajah-Nya yang berkilau tetapi melalui tubuh-Nya yang tetap meninggalkan luka karena penyaliban itu tetapi kini sebagai Tuhan yang mulia yang justru hadir dalam kesederhanaan manusiawi sehari hari.   

Doa.

Ya , Tuhan yang maharahim . semoga kami selalu rendah hati dalam berhadapan dengan Dikau dan sesama agar kedamaian tercipta didalam kehidupan kami , Amin .

 

 

 

 

 

 

Bersukacitalah dan bergembiralah, karena besarlah ganjaranmu di Surga.

 

0 komentar:

Post a Comment